Doa pagi merupakan kegiatan pembiasaan yang dilaksanakan setiap hari sebelum dimulainya proses pembelajaran. Kegiatan ini menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengawali seluruh aktivitas dengan mengucap syukur kepada Tuhan atas kehidupan, kesehatan, keluarga, serta kesempatan untuk belajar bersama teman-teman di sekolah.
Melalui doa pagi, anak diajak menyadari bahwa segala sesuatu yang dimiliki berasal dari kasih dan penyertaan Tuhan sehingga mereka dibiasakan memiliki hati yang penuh rasa syukur dan bergantung kepada-Nya.
Dalam pelaksanaannya, guru membimbing peserta didik untuk berdoa secara sederhana menggunakan bahasa yang mudah dipahami sesuai dengan usia anak. Secara bertahap, anak juga diberikan kesempatan untuk memimpin doa secara bergantian sehingga mereka belajar berbicara di depan teman-temannya, memiliki keberanian, dan semakin percaya diri dalam mengungkapkan isi hatinya kepada Tuhan.
Selain berdoa, kegiatan pagi dapat diawali dengan pujian, nyanyian rohani, ucapan syukur, dan penyampaian firman Tuhan secara singkat yang berkaitan dengan tema pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari. Melalui pembiasaan ini, peserta didik belajar menghormati Tuhan, menghargai waktu ibadah, menjaga sikap selama berdoa, serta membangun kebiasaan mengandalkan Tuhan dalam setiap aktivitas yang dilakukan.
Pembiasaan doa pagi diharapkan menumbuhkan kehidupan rohani yang baik sejak usia dini, membangun karakter yang rendah hati, penuh syukur, serta memiliki keyakinan bahwa Tuhan selalu menyertai dan menolong setiap langkah kehidupan mereka.
